Misteri Hutan Aokigahara

hutan

Kawasan hutan lindung Aokigahara di Jepang selama ini terkenal dengan dua hal. Pertama, hutan di sebelah barat Ibukota Tokyo ini menyajikan pemandangan Gunung Fuji yang indah dengan udara yang menyegarkan.Namun, hal berikut yang membuat hutan ini menyajikan suasana angker adalah di situlah tempat favorit untuk bunuh diri. Konon, tak sedikit mayat orang-orang yang bunuh diri di sana tak lagi ditemukan.

Seorang pria bernama Taro nyaris menjadi “penghuni baru” Aokigahara. Menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja) di suatu pabrik baja, Taro merasa hidup tak lagi berarti

“Keinginan untuk hidup telah pupus,” kata Taro seperti dikutip stasiun televisi CNN. “Saya sudah kehilangan jati diri sehingga tak mau lagi berada di dunia ini. Oleh karena itulah saya ke sana,” lanjut pria berusia 46 tahun itu, yang enggan menyebutkan nama lengkapnya

Sudah kehilangan pekerjaan, utang yang harus ditanggung Taro juga menumpuk. Dia pun diusir dari wisma milik perusahaan yang memecatnya. “Kita kan perlu uang untuk terus hidup. Kalau punya pacar, kita juga butuh uang, apalagi kalau sudah menikah. Pokoknya uang itu selalu penting seumur hidup,” kata Taro.

Itulah sebabnya, suatu hari dia membeli tiket kereta dari Tokyo menuju kawasan hutan Aokigahara. Sesampai di sana, Taro tak ragu mengiris urat nadi di ujung pergelangan salah satu tangannya.

Malang bagi Taro, bunuh diri itu tak membuat dia langsung tewas. Selama berhari-hari dia terkapar di semak-semak sambil menderita kelaparan, dehidrasi dan radang dingin (frostbite).

Maut tak kunjung menjemput, malah nyawa Taro berhasil diselamatkan. Itu berkat seorang penjelajah (hiker) yang tak sengaja tersandung badan Taro ketika sedang menikmati perjalanan di hutan Aokigahara.

Kendati tak jadi mati, Taro bakal kehilangan sejumlah jari di kaki kanannya akibat menderita radang dingin. Tak jelas, sembari terbaring lemah di rumah sakit apakah Taro sesudah sembuh nanti akan tetap berusaha mengakhiri hidupnya atau malah kapok bunuh diri.

Kisah Taro itu membuktikan bahwa Hutan Aokigahara lagi-lagi dikunjungi oleh orang yang sudah merasa tak lagi punya harapan hidup. Tingkat bunuh diri tertinggi di Jepang justru berasal dari kawasan hutan itu, yang juga dikenal dengan sebutan “Lautan Pohon.”

Jepang sendiri sudah dikenal sebagai negara yang memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Dikhawatirkan, saat krisis keuangan global sudah menjarah ke Jepang, tingkat bunuh diri di Negeri Sakura itu bisa-bisa bertambah.

Menurut data pemerintah Jepang, seperti dikutip CNN, di bulan Januari 2009 tercatat 2.645 kasus bunuh diri. Artinya, naik 15 persen dari periode yang sama tahun 2008, saat itu hanya 2.305 kasus.

Pemerintah Jepang mengaku bahwa bunuh diri sudah menjadi prioritas utama yang harus diatasi. Bahkan, pemerintah bertekad akan mengurangi tingkat bunuh diri lebih dari 20 persen pada tahun 2016.

Masalahnya, upaya mengurangi bunuh diri saat ini menghadapi tantangan berat. Itu karena di tengah krisis keuangan global, banyak perusahaan jatuh bangkrut atau sedang sekarat sehingga harus menerapkan PHK atas pekerja-pekerja seperti Taro.

Maka, pihak berwenang berupaya memperketat pengawasan di sekolah-sekolah maupun tempat-tempat kerja yang menjadi lokasi bunuh diri. Mungkin yang lebih penting adalah sering-sering berpatroli di Hutan Aokigahara supaya tidak lagi didatangi orang-orang yang mau mengakhiri hidupnya.

“Apalagi bulan Maret ini merupakan akhir tahun anggaran. Bisa jadi makin banyak orang yang datang ke tempat ini karena krisis ekonomi,” kata Imasa Watanabe, pejabat Prefektur (setingkat provinsi) Yamanashi yang menguasai Hutan Aokigahara.

“Maka saya bercita-cita menghentikan bunuh diri di hutan ini. Namun sulit untuk mencegah semua kasus ini,” kata Watanabe.

Area 51

Seperti halnya Segitiga Bermuda, area 51 adalah salah satu tempat paling misterius di muka Bumi. Banyak teori konspirasi beredar soal lokasi pangkalan militer rahasia AS di Nevada itu.

Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia.

Ada apa sebenarnya di Area 51? Seorang penduduk Tampa sekaligus mantan pegawai Angkatan Udara, Lewis Nelson menceritakan pengalamannya.

Suatu hari di Bulan Februari 1957, Lewis Nelson tidak tahu di mana ia akan pergi ketika seorang kolonel menyuruhnya naik pesawat C-47.

Seteleh melintasi Sierra Nevada, Nelson mengaku tak melihat apa-apa kecuali gurun. Pesawat lalu mendarat di lapangan persegi berukuran 60 mil di sebuah bekas lokasi pengujian bom atom.

Lokasi itulah yang kemudian dikenal sebagai Area 51 — lokasi rahasia yang hingga saat tidak diakui keberadaannya oleh lembaga intelijen AS, CIA. Nelson yang kini berusia 82 tahun menertawakan anggapan bahwa Area 51 adalah lokasi perakitan pesawat luar angkasa.

Nelson menceritakan Area 51 yang pernah disaksikannya. Ada landasan pacu yang mungkin terbesar di seluruh dunia. Ada juga hanggar, toko mesin, barisan bangunan sempit. Ada juga barak, dengan fasilitas dua tempat tidur tingkat untuk empat orang.

Hari berikutnya, seorang pria membawanya masuk ke dalam hanggar. Di sana ada benda yang mencengangkan. “Dunia macam apa ini?,” cerita Nelson. Dia mengaku takjub ketika melihat pesawat aneh dengan ukuran super besar.

Dari rekannya, Nelson akhirnya mengetahui, pesawat yang membuatnya kaget dan tercengang disebut U-2. Nelson mengaku saat itu dia tak bisa menceritakan pengalamannya, bahkan pada istrinya sendiri.

“Itu adalah rahasia yang sama sekali tak bisa dibicarakan,” kata dia, Seperti dimuat laman Tampa Bay Online, 2 Mei 2010.

Proyek ‘Dragonlady’ yang dilakukan di sana, memiliki pengamanan lebih ketat dibandingkan dengan Proyek Manhattan, proyek rahasia lainnya.

Pengendara U-2 disebut pengemudi atau driver, bukan pilot. Tugas Nelson adalah membantu pengemudi memakai pakaian dan bersiap.

Prosesnya sangat rumit. Para driver harus mengenakan stelan khusus yang sangat ketat. Mereka juga harus mengenakan pakaian panjang, mirip dalaman, di bagian luar.

Kemudian, memasuki ruangan untuk memperoleh oksigen murni selama 90 menit untuk mengeluarkan karbon dioksida. Ketika terhubung ke sistem U-2 mereka bernafas melalui tabung oksigen.

Dari yang dia pelajari, U-2 adalah pesawat terbang tinggi untuk misi pengintaian. Tugasnya, mengambil gambar di atas wilayah musuh saat itu, Uni Soviet.

Tapi misi U-2 bukan hanya itu. Karena bisa terbang begitu tinggi – sekitar 60.000 kaki – U-2 digunakan untuk menguji tingkat radiasi dari tes nuklir .

Nelson menghabiskan masa tiga tahun kerjanya di Area 51. Sementara, program U-2 berakhir setelah pengemudinya ditembak jatuh Uni Soviet. Sebagai orang yang pernah bekerja di Area 51, banyak pertanyaan yang dialamatkan pada Nelson. Topiknya, sebagian besar soal UFO. “Apa yang dikira UFO mungkin cahaya dari pesawat U-2.” kata dia.

Menurut dia, tak penting untuk mempertanyakan ada apa sebenarnya di Area 51. “Sudahlah, biarkan Area 51 atau pangkalan rahasia apapun bekerja dengan tenang. Biarkan Paman Sam [Amerika Serikat] mengerjakan sesuatu yang rahasia, untuk menjauhkan kita dari masalah.”

****

Rambu di dekat Area 51, pangkalan rahasia AS

Lain halnya dengan kisah James Janowski. Pada tahun 1966, insinyur muda Honeywell — pabrik pesawat tempur — itu baru saja menikah. Dia membutuhkan tambahan dollar.

“Honeywell mencari “orang-orang gila” yang mau pindah ke Kalifornia dan menghabiskan waktu berminggu-minggu di sebuah bagian tak dikenal di Nevada, meninggalkan istri dan keluarga di rumah,” kata Janowski yang saat ini berusia 70 tahun.

Janowski tidak tahu apa pekerjaan dan di mana dia akan bekerja. Tapi, dia mengambil kesempatan itu.

“Setelah kami lolos seleksi program ini, kami dibawa dan diberi tahu bahwa kami bekerja untuk A-12. Lalu aku bertanya, apa itu A-12.”

A-12 yang dijuluki ‘Archangel’ atau ‘malaikat’ bisa terbang tinggi lebih dari 85.000 kaki. Pesawat itu dirancang untuk menggantikan U-2. Kamera-nya sangat sensitif. “A-12 bisa menghitung bulu dagu anda dari ketinggian 100.000 kaki,” kata Janowski.

“Melihat pesawat ini lepas landas dan terbang seperti sesuatu yang tak nyata,” kata dia.

Sistem navigasi A-12 dirancang oleh Honeywell. Tugas Janowski sebagai insinyur adalah memelihara sistem yang saat itu paling akurat di dunia.

Menurut Janowski, masa hampir tiga tahun di Area 51 adalah puncak karirnya sebagai insinyur. “Bayangkan, Anda bekerja di ruangan khusus dan mengerjakan pesawat khusus yang tak pernah diketahui keberadaannya di dunia.”

Ditambahkan dia, Area 51 sendiri jauh dari kesan mewah. Orang-orang tinggal dan bekerja di barak Angkatan Laut tua yang dindingnya berlubang.

“Sangat primitif,” katanya. Tapi ada servis di Area 51 yang tak terlupakan, makanannya sangat baik. “Makanan terbaik yang pernah saya makan,” kata Janowski. Dia lalu mempelajari pengendali dari Area 51 adalah CIA.

Bagaimana dengan isu UFO? Menurut Janowski mungkin orang salah mengira. Pesawat intel dikira UFO. “Orang yang melihat U-2 atau A-12 dalam penerbangannya, sering mengira itu piring terbang,” kata dia.

A-12, khususnya sering dikira pesawat luar angkasa. “Apalagi ketika A-12 terbang di malam hari, itu seperti benda teraneh dan pemandangan paling menakjubkan yang dilihat manusia.

Janowski mengaku menikmati isu pop soal UFO yang berkaitan dengan Area 51. Demikian juga ketika Film “Independence Day” menyajikan gambar ada pesawat alien yang disimpan rapat di hanggar bawah tanah Area 51.

“Hanggar dalam film itu seperti hanggar mekanik para insinyur. Sialan! aku tak pernah masuk ke hanggar itu. Mungkin hanggar itu memang ada di bawah tanah, aku tak pernah tahu,” kata dia.

***
Sama halnya dengan Nelson dan Janowski, mantan penjaga keamanan Area 51, Alva McMillion juga membantah ada UFO di Area 51. Dia mengaku berjam-jam patroli di Area 51 dengan anjingnya, Caesar.

McMilion mengaku tidak pernah melihat seorangpun alien berupa laki-laki hijau kecil, piring terbang atau apa pun dari planet lain. Mungkin yang dikira sebagai mahluk luar angkasa adalah para penerbang yang memakai helm dan pakaian berwarna perak.

Geografi dan Karakteristik
Area 51 yang dikendalikan oleh Pentagon ini memiliki Luas kompleks sekitar 390 kilometer persegi dan terletak 121 kilometer di barat laut Las Vegas. Tempat itu dulunya adalah sebuah danau yang kemudian mengering menjadi gurun.



Nama "Area 51" merujuk kepada nomor "grid" pada peta Nevada lama. Selain nama Area 51, lokasi ini kadang disebut dengan nama lain seperti Dreamland, Paradise Ranch, Home Base, Watertown Strip, Groom Lake dan Homey Airport.

Sejak awal, tidak ada yang pernah tahu dengan pasti tujuan sebenarnya dari fasilitas itu. Bayang-bayang kerahasiaan kemudian menjadi lebih kuat ketika pada tahun 1958, Angkatan Udara Amerika membeli hingga 155 km persegi tanah di sekitar markas itu untuk mencegah masyarakat sipil mendekat.

Lalu dilanjutkan lagi dengan membeli 360 kilometer persegi pada tahun 1984.

Bukan hanya dilarang mendekat, pesawat sipil pun dilarang terbang di atas wilayah itu.

Para pegawainya berasal dari kalangan sipil yang dipilih secara khusus untuk mengerjakan proyek-proyek rahasia. Mereka akan dijemput dari rumahnya pada senin pagi dan baru dibawa pulang kembali pada jumat malam berikutnya.

Sebuah Boeing 737 tidak bertanda akan mengantar mereka ke Area 51, dimana mereka akan menghabiskan waktu selama 5 hari dalam seminggu.

Total pegawainya sekitar 1.850 orang dan mendapatkan gaji yang sangat memadai. menurut Scripps Howard News Service yang menganalisa catatan gaji pemerintah Amerika, Area 51 adalah "Salah satu markas rahasia terakhir yang ada di Amerika Serikat".

Di dalam kompleks itu terdapat jalur penerbangan sepanjang hingga 3.800 meter. Ini bahkan lebih panjang dibanding jalur penerbangan komersial terpanjang di dunia.

Selain itu, di kompleks itu juga terdapat asrama karyawan, gudang amunisi dan empat hangar pesawat. Penganut teori konspirasi percaya kalau di salah satu hangar ini, yang diberi kode "hangar 18", tersimpan mayat alien dan pesawatnya yang berasal dari insiden Roswell.

Di markas ini pula, para insinyur terbaik dari Amerika dipercaya melakukan proses reverse engineering (penelitian teknologi) terhadap pesawat alien tersebut.
Kepercayaan ini begitu populer sehingga bahkan Interstate Highway 375, jalan tol yang menuju ke wilayah itu diubah namanya menjadi "Extraterrestrial Highway".

Selain kepercayaan adanya alien di tempat itu, beberapa orang juga percaya kalau di bawah Area 51, terdapat lorong-lorong bawah tanah dan kereta api menuju fasilitas rahasia di seluruh Amerika. Dengan demikian, Area 51 telah menjadi salah satu objek pengamatan banyak orang di dunia. Sering ditemui sekelompok orang sedang mengamati markas itu dari kejauhan. Sebagian dari mereka mengaku pernah melihat sebuah pesawat terbang melesat dari markas itu dengan kecepatan 10.000 mil per jam, lalu tiba-tiba berhenti di udara.

Selama puluhan tahun, pemerintah Amerika Serikat menolak untuk mengkonfirmasi keberadaan fasilitas ini, sampai suatu hari di tahun 1998, satelit mata-mata Rusia mendapatkan foto yang menegaskan keberadaannya.

Markas rahasia itu ternyata memang ada.
Belakangan, diketahui kalau markas ini telah beroperasi sejak tahun 1955 dan digunakan untuk menguji pesawat mata-mata U-2 buatan Lockheed Martin yang kemudian diikuti dengan teknologi pesawat tempur lainnya. Teknologi Stealth lahir disini. Pesawat mata-mata Jenis Oxcart (Seperti SR-71 Blackbird) hingga F-117 juga diciptakan dan diujicobakan di tempat ini.

Dengan kata lain, fasilitas ini memproduksi senjata masa depan.

Lalu, pertanyaannya, apakah ada alien di area 51?

Pertanyaan ini mungkin adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab.
Setiap karyawan yang bekerja di Area 51 telah menandatangani perjanjian kerahasiaan yang mencegah mereka untuk menceritakan apa yang sedang mereka kerjakan. Namun, pada tahun 2007, CIA memutuskan untuk membuka informasi mengenai pesawat mata-mata OXCART yang telah berusia 50 tahun sehingga para veteran mantan karyawan Area 51 yang terlibat dalam proyek itu mulai bebas menceritakan kisahnya.

Para veteran ini tergabung dalam Roadrunners Internationale, sebuah organisasi beranggotakan 325 orang yang anggotanya merupakan mantan pekerja Area 51, CIA, angkatan udara, Lockheed, Honeywell dan perusahaan kontraktor pertahanan lainnya.

Menurut para veteran ini, Area 51 memang dipenuhi kerahasiaan, namun tidak ada alien.

Mungkin banyak orang yang tidak percaya dengan apa yang mereka katakan. Tapi paling tidak, kesaksian ini bisa memberikan kepada kita perspektif baru mengenai Area 51.

Thornton Barnes
"Tidak ada seorangpun yang tahu kalau kami ada." Kata Thornton Barnes, 73 tahun. Ia adalah mantan insinyur proyek khusus di Area 51.


"Bahkan istri kami tidak tahu kemana kami pergi pada senin pagi dan dari mana kami kembali pada jumat malam."

Barnes adalah seorang spesialis bidang radar dan ahli mengenai pesawat tempur MIG Sovyet. Ia juga pernah bekerja di NASA dan turut mengembangkan roket Amerika pertama, X-15.

Ia diajak CIA untuk bergabung dengan sejumlah pakar lainnya untuk menangani proyek militer di Area 51 dimana ia membantu mengembangkan A-12 OXCART, sebuah pesawat mata-mata super rahasia yang dibuat Lockheed.


Menurut Barnes, ia dan rekan-rekannya melakukan uji coba penerbangan pesawat tersebut hingga 2.850 kali. Pesawat itu mampu terbang dengan kecepatan 2.200 mil/jam (3 kali kecepatan suara) pada ketinggian 90.000 kaki.

Bentuknya juga cukup unik, yaitu lebar dan pipih karena memang didesain untuk mengangkut bahan bakar dalam jumlah besar. Tubuh pesawat ini terbuat dari Titanium sehingga akan sangat mudah merefleksikan cahaya matahari. Jika pesawat ini terbang dengan kecepatan tinggi, orang-orang di bumi hanya akan melihat kilatan cahaya.



Menurut Barnes, mungkin penampakan cahaya itulah yang memulai rumor mengenai adanya UFO di Area 51.

"Dalam suatu cara, rumor UFO malah mempermudah kami untuk menutupi pekerjaan kami yang sesungguhnya. Kami menganggapnya sebagai bonus. Jika ada UFO, maka kamilah yang menciptakan UFO tersebut"

Dengan kata lain, tidak ada alien, tidak ada pesawat dari planet nan jauh. "Ya, kami memang melakukan reverse engineering, tapi bukan terhadap pesawat alien, melainkan terhadap pesawat asing seperti MIG Rusia."

Mengenai lorong-lorong bawah tanah, Barnes mengakui kalau memang ada lorong bawah tanah di bawah tempat uji coba nuklir di Jackass Flat. Tapi tidak ada lorong bawah tanah yang berhubungan dengan fasilitas di tempat lain.

Sekarang, program Oxcart sudah tidak dikategorikan rahasia lagi, karena itu, Barnes dan rekan-rekannya mulai bekerja dengan universitas-universitas dan agensi pemerintahan untuk membagikan pengetahuannya.

Kenneth Collins
Kenneth Collins, 81 tahun, adalah salah seorang pilot yang menerbangkan pesawat OXCART. Ia punya cerita sendiri.


Pada tanggal 24 Mei 1963, Collins terbang dengan pesawat OXCART keluar wilayah Area 51. Ia sedang terbang di atas Utah ketika pesawat itu jatuh. Untungnya Collins sempat melontarkan diri dengan kursinya dan ia selamat. Tiga orang penduduk yang melihat Collins dan pesawatnya segera mendekat hendak menolong. Hingga saat itu, tidak ada warga sipil yang pernah melihat pesawat rahasia itu.

"Saya menyuruh mereka untuk tidak mendekati pesawat. Saya mengatakan kepada mereka kalau di dalamnya ada bom nuklir." Kata Collins

Ketakutan, tiga pria itu segera mengantar Collins ke petugas jalan tol. CIA bekerja cepat. mereka segera menyamarkan insiden itu dengan mengatakan kalau pesawat yang mengalami kecelakaan adalah pesawat F-105 milik angkatan udara. Ketiga pria yang menolong Collins lalu dilacak oleh agen-agen CIA dan diminta untuk menandatangani surat pernyataan kerahasiaan. Tidak sampai disitu saja, CIA bahkan meminta Collins untuk menerima suntikan serum kejujuran.

"Mereka ingin tahu apakah ada yang sesuatu yang terlupa oleh saya mengenai peristiwa yang menyebabkan kecelakaan itu."

Jadi, Collins pun menerima Sodium Pentothal yang disodorkan.
Sekarang, kita bisa membayangkan kerahasiaan seperti apa yang disimpan oleh Area 51.


Harry Martin
Harry A Martin, 78 tahun, yang mengawasi sistem bahan bakar pesawat mata-mata itu selama empat tahun juga punya kisahnya sendiri.

Menurutnya, Area 51 adalah salah satu tempat kerja yang akan selalu diingatnya.

"Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai." Katanya. "Sebelumnya, saya belum pernah bekerja dengan kelompok orang yang lebih hebat dari mereka."

Mengenai Alien dan UFO, Ia berkata: "Orang-orang memiliki imajinasinya sendiri. Kami menertawakannya."


Hugh Slater
Kolonel Hugh Slater, 88 Tahun, adalah komandan Area 51 pada tahun 1960an.



Menurutnya, dalam rentang waktu 2.850 kali percobaan terbang OXCART, masyarakat mulai melaporkan banyaknya penampakan UFO. Bahkan pilot komersial yang melihatnya juga meneruskannya ke otoritas penerbangan FAA.

"Penampakan-penampakan ini menimbulkan kehebohan di Nevada dan sekitarnya. Kemudian muncul desakan masyarakat untuk menyelidiki kasus-kasus ini. Project Blue Book pun lahir."

Karena proyek pesawat ini begitu rahasia, hanya segelintir orang yang mengetahuinya, bahkan di dalam pihak angkatan udara sendiri. Karena itu beberapa Jenderal yang tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya malah mengira Rusia sedang mengirim pesawat mata-matanya.


Area 51 dan teori konspirasi
Laporan para veteran ini cukup masuk akal. Jika pihak Amerika sedang mengembangkan senjata rahasia, tentu saja mereka akan merahasiakannya.


Tapi, tidak demikian menurut Stanton Friedman, seorang ahli fisika nuklir dan peneliti UFO. Mr.Friedman adalah salah seorang peneliti UFO yang pertama-tama mempopulerkan kisah Insiden Roswell di tahun 1970an.

"Orang-orang ini bisa jadi mengatakan yang sebenarnya. Namun, bisa saja karena mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam Area 51."

Jadi, masih ada kemungkinan adanya mayat alien dan pesawat UFO di fasilitas itu.

Inilah yang saya suka dari teori konspirasi. Dalam dunia konspirasi, tidak ada yang namanya pernyataan bohong atau jujur. Yang ada hanyalah "cover up". Setiap pernyataan akan dianggap sebagai bagian dari konspirasi.

Itulah sebabnya saya percaya kalau kisah Area 51 dan alien tidak akan pernah lenyap dan akan terus mendapat tempat di hati banyak orang.


Edward Leedskalnin, Manusia Misterius

"Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif."

Kalimat terkenal di atas diucapkan oleh Edward Leedskalnin, seorang misterius yang membangun monumen yang juga sama misteriusnya, Coral Castle.

Ia lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur.

Coral Castle sendiri adalah sebuah struktur bebatuan yang terletak di Homestead, Florida. Struktur ini terdiri dari batu-batu megalitik yang masing-masing memiliki berat beberapa ton. Kebanyakan batu yang digunakan adalah jenis batu oolite yang mengandung fosil cangkang dan coral.

Pada awalnya, Coral castle dibangun di sebuah kota kecil bernama Florida City. Namun pada tahun 1936, lokasi Coral Castle dipindahkan ke Homestead dimana bangunan itu kemudian memperoleh kemashyurannya. Butuh waktu selama tiga tahun untuk memindahkan semua bebatuan yang ada di tempat itu ke rumah barunya.

Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Coral Castle hingga kematiannya di tahun 1951.

Coral Castle yang dibangun oleh Edward sejak lama dianggap sebagai salah satu struktur bebatuan paling menakjubkan yang pernah dibangun pada abad ke-20. Bahkan sebagian orang menyamakannya dengan Stonehenge. Apa yang membuat orang takjub adalah kenyataan bahwa Edward membangunnya sendirian.


Coral Castle memiliki luas sekitar 4 hektar dan terdiri dari 1.000 ton bebatuan yang bersama-sama membentuk dinding, ukiran, perabot dan menara kastil. Hebatnya, batu-batu besar ini disatukan tidak dengan menggunakan sarana perekat apapun. Mereka hanya ditumpuk dengan memanfaatkan beratnya untuk menjaganya tetap menyatu. Dan sama seperti piramida, tumpukan bebatuan ini begitu rapat dan sempurna sehingga celah antara dua batu tidak dapat ditembus oleh cahaya.


Kehebatan yang lain dari pekerjaan tangan Edward adalah sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Coral Castle. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis. Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya.

Di dalam area Coral castle juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton.


Menara ini dihiasi dengan teleskop buatan, obelisk, air mancur, kolam, perabot dan patung-patung objek-objek astronomi. Perabot yang ada di dalamnya termasuk meja berbentuk hati, 25 kursi goyang, kursi yang berbentuk bulan sabit, bathtube, tempat tidur dan sebuah singgasana kerajaan.


Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari. Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tahun 1986.


Sekelompok insinyur lalu dipanggil untuk memperbaikinya. Dibutuhkan 6 pria dan derek seberat 50 ton untuk memindahkan dan memperbaikinya. Yang mereka temukan mengenai gerbang ini sungguh menakjubkan. Mereka menemukan batu gerbang tersebut memiliki lubang yang sempurna dan Edward ternyata telah menyeimbangkannya hanya dengan menggunakan batang besi dan bearing truk.

Dari sini diketahui bahwa Edward membuat lubang berdiameter 8 kaki di sisi batu bagian atas menembus sisi bawah batu. Lalu ia memasukkan batangan besi ke dalam lubang itu dan menyangga bagian bawah gerbang dengan bearing truk. Yang luar biasa adalah, ia membuat lubang tersebut hanya dengan menggunakan peralatan tangan. Menurut para ahli, pada masa ini, untuk membuat lubang dengan kesempurnaan seperti itu, dibutuhkan peralatan dengan teknologi laser.

Pada tahun 2005, gerbang itu kembali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan tidak bisa membuat gerbang itu berotasi sebaik dan selancar awalnya.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, apa yang paling menakjubkan dari Coral castle adalah kenyataan bahwa semua struktur di tempat itu dibangun oleh satu orang hanya dengan menggunakan teknologi dan peralatan seadanya.

Bayangkan, masing-masing batu di dalam Coral Castle memiliki berat rata-rata 14 ton. Batu terbesar memiliki berat 27 ton dan batu tertinggi adalah dua monolitik yang memiliki tinggi 7,6 meter masing-masingnya.

Bagaimana caranya Edward membuat dan mengangkat bebatuan berat itu sendirian ?

Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti piramida dan Stonehenge. Yang lain mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.

David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda. David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Apakah Edward Leedskalnin memang telah menemukan rahasia masa purba ? Apakah ia menemukan kunci menaklukkan gravitasi ? Jawabannya, mungkin tidak.

Karena foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle. Jika kalian melihat foto di bawah ini, kalian mungkin akan mengerti maksud Block and Tackle.


Memang, walaupun ia menggunakan metode yang umum, tidak dapat dipungkiri bahwa Edward memiliki kelebihan dibanding pekerja biasa. Ia memiliki pengetahuan mengenai keseimbangan dan gravitasi dengan baik.

Website resmi Coral Castle menulis "Jika ada yang bertanya kepada Ed bagaimana caranya ia memindahkan batu-batu Coral itu, maka Ed akan menjawab bahwa ia mengerti hukum berat dan daya ungkit (leverage)."

Pada Desember 1951, Edward yang saat itu sudah berusia 64 tahun menaruh sebuah papan bertuliskan "Pergi ke rumah sakit" di gerbang Coral Castle. Setelah itu ia naik bus sendirian ke rumah sakit Jackson Memorial di Miami. Tiga hari kemudian, Edward meninggal karena penyakit kanker perut.

Ya, Edward Leedskalnin memang misterius.

Seringkali orang-orang menanyakan alasan mengapa ia mau menghabiskan hidupnya hanya untuk membangun monumen ini. Biasanya Ed hanya tersenyum dan menjawab "Sweet Sixteen", merujuk ke Agnes, tunangannya yang telah menghancurkan hatinya.

Jika kita melihat kepada Coral Castle, mungkin kita melihat kesempurnaan sebuah karya arsitektur atau mungkin kita hanya melihat kehebatan pekerjaan tangan seorang seniman. Tapi, jika saya melihat Coral Castle, saya melihat manifestasi dari kekuatan cinta, kekuatan yang sama yang telah menciptakan Taj Mahal dan enam ribu anak tangga di sebuah gunung di Cina. Dan kekuatan cinta yang dimiliki oleh Ed, tidak seperti yang kita kenal. Karena ketika kita memberi dan menerima, Ed hanya memberi dan memberi. Itulah yang membuatnya menjadi manusia yang luar biasa.


Menghindari Bau Pada Sepatu

Ini tips ringan yang mungkin berguna bagi para orang-orang yang mempunyai bau kaki yang mengerikan. Ini bukan berati melecehkan tetapi benar karena ada orang yang memang mempunyai bau sepatu yang mengerikan. Dan banyak orang yang terganggu dengan bau sepatu tersebut, kadang kita pun menjadi tidak confiden dengan bau sepatu tersebut ketika harus melepasnya didepan umum. Kerena jika melepas didepan umum saat keadaan tertentu kita kadang tidak bisa menghindar.

1. Baking soda merupakan zat penghilang bau dan tentunya bisa digunakan untuk mengatasi bau pada sepatu Anda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam sepatu Anda pada malam hari. Biarkan selama satu malam. Pagi harinya, bersihkan baking soda tersebut. Bau pada sepatu Anda akan hilang. Selain itu, Anda juga bisa menaburkan bedak baby ke dalam sepatu.

2. Biarkan sepatu bernapas. Setelah dipakai, lepaskan tali sepatu Anda kemudian keluarkan alas sepatu. Letakkan di tempat yang terbuka. Angin akan membawa udara segar ke dalam dan sekaligus mengeringkan keringat. Selain itu, menggunakan kembali sepatu yang telah dianginkan akan membuat Anda merasa lebih nyaman.

3. Hindari menggunakan sepatu yang sama selama 2 hari berturut-turut.

4. Gunakan sol dalam sepatu. Sol ini bisa dilepaskan dan dipakai ulang. Dengan begitu lebih mudah dibersihkan.

5. Cucilah kaos kaki Anda dengan menggunakan produk-produk yang mengandung desinfektan. Ini bisa mencegah munculnya bau pada kaos kaki dan sepatu Anda. Selain itu, pastikan Anda memakai kaos kaki yang bersih setiap harinya.

6. Pastikan Anda mencuci dan mengeringkan kaki terlebih dahulu sebelum memakai sepatu.

7. Jika sepatu basah, letakkan di tempat terbuka. Jika hujan, pastikan dulu sepatu Anda kering sebelum meletakkannya di tempat sepatu atau sebelum memakainya kembali. Jika ada air di dalamnya, sepatu akan segera berbau busuk dalam jangka waktu kurang dari satu hari.

8. Pakailah antriprespiran pada kaki. Anda bisa menggunakan pelembab sebelum memakai sepatu, dengan begitu kaki tidak akan berkeringat dan tentunya mencegah bau yang tidak sedap.

9. Jangan lupa memakai kaos kaki, ini akan membantu menyerap keringat dan mencegah pertumbuhan bakteri di dalam sepatu.

10. Jangan lupa juga memelihara kaki Anda. Jika ada jamur, segera tangani. Penebalan kulit juga sering menahan bau keringat bahkan setelah mandi. Karena itu, gosoklah kaki secara perlahan dengan menggunakan batu apung. Hal ini bisa membantu mengangkat kulit tebal pada kaki.

11. Karena bau sebenarnya disebabkan oleh bakteri, Anda juga bisa menghilangkan bau dengan menyemprotkan alkohol ke dalam sepatu.


Hardisk 3 TB

Seagate jadi produsen harddisk pertama yang mengumumkan kehadiran media simpan berkapasitas 3 terabyte (TB). Seperti yang kabarkan sebelumnya, produsen pertama yang memperkenalkan harddisk berkapasitas 2TB adalah Western Digital.

Sebagai informasi, kapasitas 1 terabyte sama dengan 1.000 gigabyte, atau 1 juta megabyte.

Saat ini, produk harddisk tersebut baru tersedia sebagai sebuah harddisk eksternal dan dijual sebagai seri FreeAgent GoFlesk Desk. Akan tetapi, di dalamnya Anda akan temukan sebuah harddisk standar berukuran 3,5 inci yakni seri Barracuda XT 3000GB.

Harddisk dengan antar muka Serial ATA ini memiliki kecepatan baca rata-rata sebesar 129,7MB/s dan tulis 127,7 MB/s serta waktu akses 11 mili detik.

Sebagai perbandingan, Seagate Barracuda 7200.12 dengan 500GB per platter memiliki kecepatan baca 103,9MB/s. Peningkatan kinerja sekitar 25 persen mengindikasikan bahwa harddisk ini memiliki empat buah platter 750GB.

Sejauh ini Seagate belum menginformasikan alasan mereka untuk tidak menyediakan Barracuda XT 3000GB secara terpisah sebagai harddisk internal.


Hardisk 1 Yottabytes (1 Triliyun GB)


NSA sedang membangun sebuah ruangan seluas 92.903 m2 sebagai tempat penyimpanan hardisk dengan biaya sekitar 2 milyar dollar. Rencananya tempat ini nantinya mampu menyimpan data sebesar 1 Yottabytes yang diprediksi akan terealisasi pada tahun 2015.

Nah, pasti pada tanya Yottabytes kan?? Berapa besar sih 1 Yottabytes itu?
– 1.000 Gigabytes (GB) = 1 Terabytes (TB)
– 1.000 Terabytes (TB) = 1 Petabytes (PB)
– 1.000 Petabytes (PB) = 1 exabytes
– 1.000 Exabytes = 1 Zettabyte
– 1.000 Zettabytes = 1 Yottabytes

Gimana, sudah tahu sekarang berapa sih 1 Yottabytes? Yang pasti mungkin saja bisa menyimpan seluruh data yang ada di dunia ini.

Hardisk sebesar itu tentu juga akan membuat kami membayangkan berapa banyak hardisk yang dibutuhkan untuk mencapai kapasitas tersebut apabila mereka menggunakan hardisk kapasitas 1 TB per buahnya. Kalau dihitung mereka akan menggunakan sekitar 1.000 milyar hardisk. Tetapi dari yang kami baca, kemungkinan besar NSA menggunakan hardisk jauh lebih besar mengingat NSA selalu menggunakan teknologi tercanggih yang biasanya belum ada di pasaran seperti bisa saja mereka menggunakan hardisk dengan kapasitas 25 -100 TB per buahnya.


Teman Kami