KTP Elektronik Akan Segera Di Realisasikan

KTP ElektronikMenteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meluncurkan penerbitan Nomor Induk Kependudukan Nasional (NIK) di kantor Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.
Gamawan dalam sambutannya mengatakan NIK yang akan direalisasikan dalam bentuk KTP Elektronik ini bisa mengurangi manipulasi KTP pada saat menjelang pemilihan umum.
"Tahun 2013 kita berharap persiapan e-KTP sudah selesai dan akan mengurangi hal negatif pada pemilu dengan menggandakan KTP," katanya .
Menurtnya, KTP Elektronik (e-KTP) yang rencananya akan mulai di realisasikan pada 2011 nanti akan dilengkapi dengan sidik jari dan Chip. "Kalau sekarang kan belum, jadi kalau ada yang masih mau manifulasi KTP silahkan," terangnya disambut tawa tamu undangan.
Dia menjelaskan penerapan KTP yang berbasis NIK sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2006 tentang Asministrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden nomor 35 tahun 2010.
Penerbitan NIK secara resmi baru dapat dilakukan apabila database kependudukan sudah akurat dan tersambung (online) ke pusat," katanya.
Gamawan menghimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar agar segera melapor kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui RT untuk mengisi biodata.
Setelah ini apalagi ya yang akan dikomputerisasikan ? Mungkin selanjutnya SIM, lalu dilakukan penggabungan beberapa SIM menjadi satu, lalu penggabungan SIM dan KTP, hingga akhirnya seluruh informasi dan identitas diri bergabung menjadi satu.


Sumber : http://www.cakka.web.id/blog/ktp-elektronik-direalisasikan-tahun-2011

Sungai Terpanjang di Dunia

Sungai merupakan jalur aliran air dari darat ke laut yang umumnya airnya berasal dari air hujan, lelehan salju atau dari mata air. Air sungai biasanya memiliki rasa yang tawar dengan warna dan kandungan yang berbeda-beda antara sungai yang satu dengan yang lain. Berikut ini adalah daftar 10 sungai terpanjang didunia :

10. Sungai Lena berada di Benua Eropa (Rusia) memiliki panjang 4400 km

sungai lena

9. Sungai Amur berada di Eropa dan Asia memiliki panjang 4444 kilometer

sungai amur

8. Sungai Kongo berada di Afrika memiliki panjang 4700 kilometer

sungai kongo

7. Sungai Ob – Irtysh berada di Eropa dan Asia memiliki panjang 5410 kilometer

sungai ob

6. Sungai Kuning atau Huang Ho berada di China Benua Asia memiliki panjang 5464 kilometer

sungai huang ho

5. Sungai Yenisei – Angara – Selenga berada di Rusia dan Mongolia memiliki panjang 5539 kilometer

Yenisei river

4. Sungai Mississippi – Missouri berada di Amerika Utara memiliki panjang 6275 kilometer

mississippi

3. Sungai Yangtze atau Chang Jiang berada di Negara China memiliki panjang 6300 kilomete

rsungai yangtze

2. Sungai Amazon berada di Amerika Selatan memiliki panjang 6400 kilometer

sungai amazon

1. Sungai Nil berada di Afrika memiliki panjang 6690 kilometer

sungai nil


Sumber: http://isidunia.blogspot.com/2010/10/10-sungai-terpanjang-di-dunia.html


Stadion Terbesar di Dunia

Stadion Rungrado May Day atau yang dikenal juga dengan nama Stadion Kim Jong-Il, memiliki kapasitas 150.000 tempat duduk, jauh lebih besar dibanding Stadion Camp Nou milik Barcelona (98.000) ataupun Real Madrid dengan Santiago Bernabeu (89.000).
Stadion Terbesar Di Dunia

Stadion Terbesar Di Dunia


Stadion yang terletak di Ibukota Korut, Pyongyang, ini pertama kali dibuka sejak 21 tahun silam, atau pada 1 Mei 1989. Selain untuk menggelar pertandingan sepak bola, di dalamnya juga memiliki fasilitas olahraga lain seprti trek lari, kolam renang, sauna, serta kamar-kamar yang biasa dipergunakan oleh para atlit.


Selain itu stadion dengan luas tanah sekitar 207 ribu meter persegi ini juga bisa dipergunakan untuk acara kenegaraan ataupun festival-festival tradisional Korut.fasilitas lain stadion bertinggi 60 meter ini antara lain 80 pintu, sepuluh lift, ruang rekreasi, dan restoran.

Sumber : http://blogs4funny.blogspot.com/2010/12/inidia-stadion-terbesar-di-dunia.html

Kaitan Antara Letusan Gunung Berapi Dengan Gempa

lava gunung berapi
Awan panas terus keluar dari Gunung Bromo di Jawa Timur meskipun statusnya diturunkan menjadi siaga pada dua pekan lalu. Pada saat bersamaan Gunung Merapi di tengah Jawa sudah kehabisan tenaga untuk meletus. Sebelum kedua gunung berapi ini meletus, terjadi gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Banyak orang yang mengkaitkan ketiga bencana alam tersebut. Beberapa ahli geologi dan vulkanologi buru-buru menjelaskan bahwa tidak ada kaitan antara gempa dan letusan gunung berapi, atau antara letusan gunung yang satu dengan lainnya. "Dapur magmanya beda-beda" kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Sukhyar.
Kini, ada penelitian baru yang menemukan kaitan aktivitas gunung berapi dengan tumbukan lempeng samudra ke bawah lempeng benua. Lempeng samudra mengambil banyak air ketika menunjam ke bawah lempeng benua di zona subduksi. Air ini ternyata memainkan peran sentral dalam batas lempeng vulkanik. "Ada jalur air di kedalaman 120 kilometer," kata Tamara Worzewski, ahli geofisika dari Collaborative Research Centre (SFB) 574 yang melakukan peneliti bertajuk 'Cairan dan Volatil di Zona Subduksi - Umpan Balik Iklim dan Mekanisme Pemicu Bencana Alam.'
Penelitian gabungan ini dilakukan bersama Dr Marion Jegen dan Prof Dr Heidrun Kopp dari Institut Leibniz tentang Ilmu Kelautan di Christian-Albrechts-Universität (IFM-GEOMAR) di Kiel, Dr Heinrich Brasse dari Freie Universität Berlin dan Dr Waldo Taylor dari Costa Rica. Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Geoscience edisi Desember ini dapat menjawab teka-teki untuk memahami aktivitas gunung berapi yang sangat aktif di wilayah yang disebut "Sabuk Sirkum atau Cincin Api Pasifik."
Sabuk ini mengitari Samudra Pasifik, membentang dari Chili selatan, Kosta Rika pantai barat Amerika Serikat, Alaska, Jepang, Filipina, Indonesia hingga ke Selandia Baru. Pada sabuk ini terdapat daerah penunjaman atau zona subduksi di mana di atasnya muncul sejumlah hotspot (titik api). Wilayah ini kemudian mengeluarkan magma ke permukaan bumi dan terbentuklah gunung berapi.
Beberapa lempeng samudra menunjam lempeng benua seperti lempeng Nazka yang melesak masuk ke bawah lempeng Amerika Selatan. Lempeng Juan de Fucas menunjam lempeng Amerika Utara. Di Indonesia, lempeng Indo-Australia menunjam lempeng Eurasia di bawah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Sri Widiyantoro yang menjabat Ketua Kelompok Keahlian Ilmu dan Teknik Geofisika ITB menjelaskan tunjaman subduksi litosfer samudra dapat mencapai batas mantel dan inti Bumi. Di Amerika Tengah, kedalamannya mencapai 3.000 kilometer. "Di bawah Pulau Jawa kedalaman penunjaman bisa mencapai 1.500 kilometer," kata Widiyantoro yang publikasi ilmiahnya berjudul ”The Evidence for Deep Mantle Circulation from Global Tomography” dirilis jurnal Nature.
Tunjaman lempeng yang terus menerus itu ternyata menimbulkan retakan besar yang membuat air laut masuk dan sebagian ditangkap serta diangkut dalam mantel bumi. Dari temuan ini para ahli makin yakin bahwa banyak gunung berapi membutuhkan air untuk letusan mereka. Di dalam mantel bagian atas, air menurunkan suhu leleh batuan. Sebagai konsekuensinya mencair lebih cepat dan dapat naik dalam bentuk magma ke permukaan bumi.
Selama ini para ahli menjelaskan di dalam mantel, suhu dan tekanan tinggi memerasnya keluar dari lempeng subduksi dan air naik kembali ke permukaan. Pada perjalanan kembali mendukung pembentukan magma dan terjadinya gunung berapi serta letusannya. "Namun demikian jalur yang pasti air turun ke mantel dan kembali ke permukaan sejauh ini tidak pernah ditampilkan dalam satu konteks kesatuan," kata Tamara Worzewski. Untuk pertama kalinya di dunia, tim peneliti menemukan adanya jalur air lengkap dari dasar laut hingga kedalaman 120 kilometer dan kembali ke permukaan dengan menggunakan metode elektromagnetik.
Pada metode ini, instrumen khusus mengukur medan elektromagnetik Bumi dari mana distribusi konduktivitas tanah dapat diturunkan. Menurut Worzewski, konduktivitas batuan air yang lebih tinggi dapat dideteksi dengan baik. Di darat, metode ini telah berhasil digunakan untuk beberapa waktu. "Pengukuran pada kedalaman lebih dalam jauh lebih sulit," ujar Dr Marion Jegen, pembimbing doktor untuk Worzewski. Dr Jegen menjadi anggota kelompok kerja metode magnetotellurik yang diterapkan di laut di Jerman.
Pada tahun 2007 dan 2008, instrumen rantai berkesinambungan disebarkan di zona subduksi lepas pantai Kosta Rika. Lalu diperluas hingga 200 kilometer di lepas pantai dan 160 kilometer di darat di luar gugusan gunung berapi di Kosta Rika. Instrumen di daratan dipasok oleh Freie Universität Berlin, sementara di dasar laut instrumen baru dikembangkan di Kiel.
Dengan data baru Tamara Worzewski dan rekan-rekannya mampu memvisualisasikan siklus air di zona subduksi untuk pertama kalinya. "Kami memiliki indikasi adanya proses pengayaan air di kerak bumi dan bahwa kami mendeteksi secara lokal dapat ditemukan di zona subduksi lainnya," kata Worzewski. Menurutnya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan proses yang lebih terinci.
sebelumnya, Jurnal Nature terbitan Oktober 2010 menurunkan tulisan tentang hasil penelitian ilmuwan Universitas Oxford. Mereka menemukan penjelasan tentang letusan gunung berapi di sepanjang 'Cincin Api Pasifik'. Sebagian besar batuan cair yang keluar dari gunung berapi itu ternyata kaya akan air. Di sisi lain, rantai vulkanik bertanggung jawab atas sebagian besar letusan dahsyat dalam sejarah, seperti letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, dan letusan besar Gunung Toba sekitar 74.000 tahun yang lalu.

Selama 50 tahun ini, para ahli mengakui bahwa bentuk busur vulkanik terjadi di mana satu lempeng samudera tenggelam di bawah yang lain. Tetapi banyak model diajukan, namun tidak ada yang bisa menjelaskan lokasi dan sempitnya busur vulkanik. Menurut Profesor Philip England dari Departemen Ilmu Kebumian Universitas Oxford menjelaskan letusan gunung berapi dalam Cincin Api Pasifik sangat keras ketimbang gunung berapi di Eropa. "Karena batuan cair mengandung proporsi air yang tinggi dan gas super panas yang menyediakan kekuatan untuk ledakan," katanya. Air ini dibebaskan dari lempeng yang turun di bawah gunung berapi dan menurunkan titik leleh batuan di mantel.


Sumber : http://klipberita.com/klip-iptek/12691-ditemukan-kaitan-antara-letusan-gunung-berapi-dengan-gempa-bumi.html

5 Kekonyolan Pengendara

1. Ratu Jalanan

http://i646.photobucket.com/albums/uu187/lilypud_/ada%20ada%20aja/IMG_0083.jpg

Entah apa dipikiran cewek2 yg naek motor tanpa pake helm. Apa rambutnya begitu indah? ato hidungnya sensitif dgn bau helm drpd asap polusi dan debu di jalan raya?.... Mungkin mereka berpikir jalan raya adalah CATWALK, jd memutuskan untuk perform diri mereka. Yg lebi seronok kalo di tambah embel Hotpants,hmmm... sungguh menurut saya itu buruk, dan kamu hny akan mendapat tepuk tangan dan pandangan gemes tk2 becak dan kernet angkot.

2. Telponman

kaga tua, kaga muda, nyebelin bgt neh kelakuan para TelponMan. Di belakang dah klakson2, eh ternyata lagi sibuk nelpon. Yg termuthakir adalah; SMS-an sambil nyetir, ntah nyetir motor ato mobil. Sptna Telponman adalah org2 yg senang uji konsentrasi dan bermotto 'waktu adalah telpon, dimanapun, kapanpun...'. Saran neh, nanggung kalo satu pegang kemudi, satu tangan lagi pegang HP, coba dua2nya pegang HP, trus kemudi lepas aja. Di jamin keren!.... saat wafatmu.



3. Nekadmania

Liat lampu merah dah menyala kuning menuju tanda stop, gas di tancap, posisi badan merunduk mirip pembalap liar. Ato kalo ga, pas lampu mo merah kurang dari 5 detik segera jalan raya berubah menjadi arena balap baginya. Pernah liat ibu2 ketabrak mpe mencelat wkt mo nyebrang gara2 para nekadmania ini. Mungkin saat kamu sudah berada di bangsal gawat darurat baru menyadari betapa keren aksimu.




4. Boytrek

Biasanya knalpotnya dah di modif sehingga suaranya laksana guntur di siang bolong. Kalo pas keburu2 dijalan, yg didepannya di 'blayer2'(maen gas) biar minggir. Tanyalah pada 100 orang normal, apakah suara knalpot spt itu bagus?... cobalah gas kuat2 di rumahmu pas kondisi nenekmu sakit stroke.


tanyakan pada 10 gadis juga... takkan ada yg bilang lu keren

5. Pembalap Kesasar

Gayanya meliuk2, ada celah sedikit langsung tebas! kecepatan di atas 70km/jam pada segala kondisi dan cuaca. Ga mau kalah dgn pengemudi yg laen, akulah pemilik jalan raya. Ga peduli sisi kiri ato kanan, mana yg bisa langsung salip. Ya ya ya.. kalian sedang memilih duel yg tepat. Mungkin mereka merindukan karangan bunga.




Sumber : http://surabayacybercity.blogspot.com/2010/12/5-kekonyolan-pembalap-jalanan-indonesia.html
 

Teman Kami