Sungai Amazon yang terletak di Amerika Selatan adalah yang terbesar dan paling berbahaya di dunia sungai karena panjang, lebar dan volume tipis. Bertanggung jawab atas sekitar 20% dari sungai di dunia mengalir ke lautan. Karena dimensi yang luas, kadang-kadang disebut Sungai Laut. Hal ini sangat besar sehingga tidak ada dua titik yang dapat dilewati oleh sebuah jembatan. Hal ini lebih dari 150 meter. Selama musim banjir, Amazon melebar untuk menutup bank-bank dan pulau-pulau di tengah sungai. Sungai Amazon dikenal karena gelombang pasang tinggi juga.

2. Sungai Kongo.
The Sungai Kongo, sebelumnya dikenal sebagai Sungai Zaire, adalah di Afrika Tengah Barat. Ini adalah Afrika yang paling kuat kedua sungai dan sungai yang paling produktif di dunia. Ini adalah sekitar 2992 mil panjang. Sungai adalah salah satu di antara yang berbahaya karena masih itu dimulai dengan damai; itu mengambil kecepatan dan menjadi bergolak sampai masuk ke “Gerbang Neraka”, sebuah lembah panjang 75 mil dari jeram berbahaya. Ada sekitar 32 katarak, memiliki kekuatan sebanyak seperti semua sungai dan jatuh di Amerika Serikat. Di Upper Kongo, sungai Stanley berakhir dengan air terjun, 60 mil menarik keluar dari jeram.

3. Sungai Orinoco.
The Orinoco River adalah sungai terpanjang ketiga di Amerika Selatan dan berjarak sekitar 1330 mil panjang dan mengalir melalui Columbia dan Venezuela. Besar hutan tropis menutupi bagian barat daya dan bagian besar masih hampir tidak dapat diakses. Lebih dari 200 sungai sungai sungai besar ini. Dimulai pada Chalbaud Delgado Mountain dan sebagai sungai melewati daerah hutan dan air terjun memperlambat. Navigasi pada bagian ini adalah melalui bawah tanah dangkal atau kano. Lebih jauh di atas, air terjun menjadi deras dan sangat sulit untuk bernavigasi. Itu mengalir ke Samudera Atlantik. Sering posting ancaman bagi orang-orang yang tinggal dekat dengan sungai karena yang pesisir upwelling sepanjang tahun.

4.Sungai Yangtze.
Sungai Yangtze adalah sungai terbesar dan terpanjang di Asia dan juga Cina. Ini adalah sekitar 3.964 mil panjang dan akhirnya bermuara di Laut Cina Timur. Dengan banyak curah hujan sepanjang tahun, ia juga disebut Golden sungai. Sungai telah jurang di sepanjang jalan yang dikenal karena berbahaya dengan air yang bergerak cepat juga banyak beting. Pada beberapa titik terdapat menipu pusaran air dan air yang sangat bergolak. Sungai ini juga dikenal dengan banjir dan bendungan yang telah dibangun telah terbukti tidak ada gunanya. Gelombang pasang Sungai Yangtze jauh lebih kuat dan karenanya banjir. Itu selalu menjadi sumber listrik kuat.

5.Sungai Brahmaputra.
Para Sungai Brahmaputra mempunyai asal di Barat Selatan Tibet dan mengalir melalui Tibet, Cina, India dan Bangladesh. Ini adalah sekitar 1800 mil panjang. Hal ini dikenal dengan banjir ketika salju di pegunungan Himalaya mencair dan juga karena pasang surut telanjang. Hal ini lebih berbahaya dan lebih kuat.

Misteri Kapal “Ourang Medan” puluhan tahun menjadi sumber perdebatan. Banyak spekulasi berkaitan dengan misteri kematian di kapal “Ourang Medan” itu, di antaranya mengaitkan misteri ini dengan Alien, UFO, dll.
Yang bikin makin aneh, karena ketika ditemukan, kapal tidak rusak, dan tidak ada luka-luka pada jenazah para korban. Lalu apa yang membuat mereka tewas? Apa yang mereka lihat sehingga wajah mereka begitu ngeri, dan mata melotot. Bahkan anjing di kapal itupun ikut mati. Sungguh aneh dan misterius.

Kasus ini merupakan kisah nyata yang terjadi tahun 1947 di perairan Malaka. Pada hari yang naas itu, tiba-tiba dua kapal Amerika menerima panggilan darurat yang berlayar di perairan Selat Malaka, lepas pantai Malaysia. Panggilan darurat itu disampaikan oleh seorang yang mengaku crew dari kapal Ourang Medan, sebuah kapal kargo Belanda.
Crew itu mengatakan, semua awak kapal juga kapten sedang sekarat di chartroom dan jembatan.. “Mungkin seluruh crew telah mati. “ begitu kata crew itu yang diikuti dengan penyampaian kode morse yang isinya “Aku..mati”..Setelah itu komunikasi mendadak terputus.
Dua kapal Amerika itu segera menuju TKP, namun terlambat, mereka mendapati semua crew juga kapten bahkan anjing, mati. Yang paling mengherankan mereka semua mati dengan tatapan mata melotot ngeri, tangan mereka terulur seolah ingin meraih sesuatu. Pemeriksaan cepat dilakukan, namun tidak didapat tanda tanda aneh di sekitar kapal. Anjing kapal mati dalam posisi mengeram.
Keanehan terjadi ketika kapal akan diderek, tiba-tiba kapal itu meledak, regu penyelamat berhamburan menyelamatkan diri. Kapal meledak itu pun dengan cepat tenggelam. Habislah seluruh ‘barang bukti’ yang ada. Tidak mungkin lagi menguak apa yang terjadi di pada kapten dan awak di geladak kapal Ourang Medan. Misteri kasus ini telah diterbitkan oleh majalah United States Coast Guard juga ditulis GettysburgGhosts.net.

Ada beberapa teori tentang bagaimana semua orang di kapal itu tewas, mulai dari teori menghisap karbon monoksida sampai teori kehadiran alien dan UFO. Namun tak ada tanda-tanda lain yang menjelaskan semua teori itu. Apalagi setelah diteliti, ternyata, kapal bernama Ourang Medan, tidak terdaftar di Negara manapun, termasuk Belanda sebagaimana disebutkan awak kapal tersebut sebelum tewas.
Penelitian dilakukan dengan macam-macam spekulasi, tapi tidak ada hasil. Lalu, apakah benar kapal itu sungguh sunggu ada? Kalau iya, kenapa tidak terdafatr? Atau mungkinkah kapal ini telah berganti nama di tengah laut karena alasan-alasan tertentu? Karena sulitnya menemukan identitas kapal, menguak misteri ini semakin sulit. Tak heran kalau muncul pendapat yang meragukan keberadaan kapal itu. Inilah yang selalu menjadi sumber perdebatan yang tak pernah ada ujung. Semua ini karena miskinnya informasi.
Satu dugaan lain yang cukup misterius adalah dugaan kalau ‘Ourang Medan” sebenarnya memuat bahan kimia berbahaya yang sangat dirahasiakan. Semacam nitrogliserin atau bahan kimia yang bisa merusak syaraf. Diduga, terjadi kebocoran pada bahan kimia ini, merembes keluar dan meracuni semua makhluk di atas kapal. Inilah yang memicu terjadinya kematian mistrius itu. Begitu salah satu teori. Tapi lagi-lagi ini semua hanya bersifat dugaan. Tidak ada bukti yang mendukung teori itu.Teori lain adalah sesuatu yang bersifat supranatural.

Nah bagaimana cara mereka mengangkat batu seberat itu? Para arkeolog dan ilmuwan disiplin ilmu lainnya kesulitan memecahkan rahasia tersebut karena tidak banyak bukti-bukti yang ditinggalkan bangsa Mesir. Selama ini, para ahli meyakini piramid Khufu dibangun dari bangunan utamanya di tengah kemudian baru ke samping untuk membentuk lerengnya atau membangun sisi lereng satu demi satu.



Namun, setelah melakukan penelitian selama delapan tahun, arsitek Jean-Pierre Houdin berpendapat lain. Dari model komputer tiga dimensi yang berhasil diprogramnya terlihat bahwa piramid dibangun dari bawah ke atas. Mula-mula dibangun lereng paling bawah hingga ketinggian 43 meter. Kemudian konstruksi dilanjutkan dengan membangun lereng di atasnya hingga mencapai puncak.
Houdin juga mengklaim dapat menjelaskan teka-teki lainnya bagaimana cara menempatkan Kamar Raja yang dibangun dari 5 buah batu granit seberat 60 ton di ruangan piramid. berdasarkan bentuk piramid yang tinggi dan melebar, ia yakin bangsa Mesir menggunakan batu yang sama berat untuk menaikkannya dengan sejenis katrol.


Dengan teknik tersebut, untuk membangun makam raja sebesar itu, ia memperkirakan hanya dibutuhkan 4.000 orang. Perkiraan ini jauh lebih kecil daripada prediksi para ahli sebelumnya yang diperkirakan mencapai 100 ribu orang. Houdin berencana untuk membuktikan teorinya dengan cara melakukan uji coba langsung tanpa merusak piramid.

Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia.
Ada apa sebenarnya di Area 51? Seorang penduduk Tampa sekaligus mantan pegawai Angkatan Udara, Lewis Nelson menceritakan pengalamannya.
Suatu hari di Bulan Februari 1957, Lewis Nelson tidak tahu di mana ia akan pergi ketika seorang kolonel menyuruhnya naik pesawat C-47.
Seteleh melintasi Sierra Nevada, Nelson mengaku tak melihat apa-apa kecuali gurun. Pesawat lalu mendarat di lapangan persegi berukuran 60 mil di sebuah bekas lokasi pengujian bom atom.
Lokasi itulah yang kemudian dikenal sebagai Area 51 — lokasi rahasia yang hingga saat tidak diakui keberadaannya oleh lembaga intelijen AS, CIA. Nelson yang kini berusia 82 tahun menertawakan anggapan bahwa Area 51 adalah lokasi perakitan pesawat luar angkasa.
Nelson menceritakan Area 51 yang pernah disaksikannya. Ada landasan pacu yang mungkin terbesar di seluruh dunia. Ada juga hanggar, toko mesin, barisan bangunan sempit. Ada juga barak, dengan fasilitas dua tempat tidur tingkat untuk empat orang.
Hari berikutnya, seorang pria membawanya masuk ke dalam hanggar. Di sana ada benda yang mencengangkan. “Dunia macam apa ini?,” cerita Nelson. Dia mengaku takjub ketika melihat pesawat aneh dengan ukuran super besar.
Dari rekannya, Nelson akhirnya mengetahui, pesawat yang membuatnya kaget dan tercengang disebut U-2. Nelson mengaku saat itu dia tak bisa menceritakan pengalamannya, bahkan pada istrinya sendiri.
“Itu adalah rahasia yang sama sekali tak bisa dibicarakan,” kata dia, Seperti dimuat laman Tampa Bay Online, 2 Mei 2010.
Proyek ‘Dragonlady’ yang dilakukan di sana, memiliki pengamanan lebih ketat dibandingkan dengan Proyek Manhattan, proyek rahasia lainnya.
Pengendara U-2 disebut pengemudi atau driver, bukan pilot. Tugas Nelson adalah membantu pengemudi memakai pakaian dan bersiap.
Prosesnya sangat rumit. Para driver harus mengenakan stelan khusus yang sangat ketat. Mereka juga harus mengenakan pakaian panjang, mirip dalaman, di bagian luar.
Kemudian, memasuki ruangan untuk memperoleh oksigen murni selama 90 menit untuk mengeluarkan karbon dioksida. Ketika terhubung ke sistem U-2 mereka bernafas melalui tabung oksigen.
Dari yang dia pelajari, U-2 adalah pesawat terbang tinggi untuk misi pengintaian. Tugasnya, mengambil gambar di atas wilayah musuh saat itu, Uni Soviet.
Tapi misi U-2 bukan hanya itu. Karena bisa terbang begitu tinggi – sekitar 60.000 kaki – U-2 digunakan untuk menguji tingkat radiasi dari tes nuklir .
Nelson menghabiskan masa tiga tahun kerjanya di Area 51. Sementara, program U-2 berakhir setelah pengemudinya ditembak jatuh Uni Soviet. Sebagai orang yang pernah bekerja di Area 51, banyak pertanyaan yang dialamatkan pada Nelson. Topiknya, sebagian besar soal UFO. “Apa yang dikira UFO mungkin cahaya dari pesawat U-2.” kata dia.
Menurut dia, tak penting untuk mempertanyakan ada apa sebenarnya di Area 51. “Sudahlah, biarkan Area 51 atau pangkalan rahasia apapun bekerja dengan tenang. Biarkan Paman Sam [Amerika Serikat] mengerjakan sesuatu yang rahasia, untuk menjauhkan kita dari masalah.”
****

Lain halnya dengan kisah James Janowski. Pada tahun 1966, insinyur muda Honeywell — pabrik pesawat tempur — itu baru saja menikah. Dia membutuhkan tambahan dollar.
“Honeywell mencari “orang-orang gila” yang mau pindah ke Kalifornia dan menghabiskan waktu berminggu-minggu di sebuah bagian tak dikenal di Nevada, meninggalkan istri dan keluarga di rumah,” kata Janowski yang saat ini berusia 70 tahun.
Janowski tidak tahu apa pekerjaan dan di mana dia akan bekerja. Tapi, dia mengambil kesempatan itu.
“Setelah kami lolos seleksi program ini, kami dibawa dan diberi tahu bahwa kami bekerja untuk A-12. Lalu aku bertanya, apa itu A-12.”
A-12 yang dijuluki ‘Archangel’ atau ‘malaikat’ bisa terbang tinggi lebih dari 85.000 kaki. Pesawat itu dirancang untuk menggantikan U-2. Kamera-nya sangat sensitif. “A-12 bisa menghitung bulu dagu anda dari ketinggian 100.000 kaki,” kata Janowski.
“Melihat pesawat ini lepas landas dan terbang seperti sesuatu yang tak nyata,” kata dia.
Sistem navigasi A-12 dirancang oleh Honeywell. Tugas Janowski sebagai insinyur adalah memelihara sistem yang saat itu paling akurat di dunia.

Ditambahkan dia, Area 51 sendiri jauh dari kesan mewah. Orang-orang tinggal dan bekerja di barak Angkatan Laut tua yang dindingnya berlubang.
“Sangat primitif,” katanya. Tapi ada servis di Area 51 yang tak terlupakan, makanannya sangat baik. “Makanan terbaik yang pernah saya makan,” kata Janowski. Dia lalu mempelajari pengendali dari Area 51 adalah CIA.
Bagaimana dengan isu UFO? Menurut Janowski mungkin orang salah mengira. Pesawat intel dikira UFO. “Orang yang melihat U-2 atau A-12 dalam penerbangannya, sering mengira itu piring terbang,” kata dia.
A-12, khususnya sering dikira pesawat luar angkasa. “Apalagi ketika A-12 terbang di malam hari, itu seperti benda teraneh dan pemandangan paling menakjubkan yang dilihat manusia.
Janowski mengaku menikmati isu pop soal UFO yang berkaitan dengan Area 51. Demikian juga ketika Film “Independence Day” menyajikan gambar ada pesawat alien yang disimpan rapat di hanggar bawah tanah Area 51.
“Hanggar dalam film itu seperti hanggar mekanik para insinyur. Sialan! aku tak pernah masuk ke hanggar itu. Mungkin hanggar itu memang ada di bawah tanah, aku tak pernah tahu,” kata dia.
***
Sama halnya dengan Nelson dan Janowski, mantan penjaga keamanan Area 51, Alva McMillion juga membantah ada UFO di Area 51. Dia mengaku berjam-jam patroli di Area 51 dengan anjingnya, Caesar.
McMilion mengaku tidak pernah melihat seorangpun alien berupa laki-laki hijau kecil, piring terbang atau apa pun dari planet lain. Mungkin yang dikira sebagai mahluk luar angkasa adalah para penerbang yang memakai helm dan pakaian berwarna perak. (mt)
• VIVAnews



















